Tetap sederhana di atas semua kemampuan anda
Sangat banyak sekali kawan kawan kita, bahkan kita sendiri yang mendapatkan kemudahan dari bisnis online yang selama ini dia/kita jalankan.
Banyak sekali contoh fenomena dimana sebuah kehidupan yang dimulai dari bawah, bawah sekali dan tiba tiba menyeruak ke atas dengan latar bisnis online.
Kesuksesan seakan akan didatkan secara instant, walaupun saya tidak begitu yakin akan hal itu. Dari yang awalnya biasa biasa saja, sekarang kemana mana di segani oleh banyak orang.
Dari yang awalnya kesana kemari naik sepeda motor, sekarang kesana kemarin naik mobil sendiri. Dari yang awalnya hapenya tilutitut, sekarang hapenya memakai face id walau sekedar untuk membukanya..
Nah..
Pertanyannya..
Wajarkah semua itu? Benarkah semua itu?
Beberapa hari lalu saya sempat ngopi dengan kawan saya, dia adalah seorang video editor, yang selama ini selalu bekerja sama dengan saya jika saya butuhkan untuk membuat sebuah video promosi...
Umur kawan ini saya lebih muda 2 tahun dari saya, lebih tepatnya di angka 24 tahun. Saat ini dia lagi cinta cintanya sama calon istrinya, yang rencananya akan dia nikahi tahun 2019 nanti....
Lalu...
Malam itu, memang momen yang datang begitu pas. Saya sedang butuh video untuk promosi produk terbaru saya.
Lalu kita berdua take video di sebuah cafe yang tidak ramai ramai amat, bahkan pengunjungnya hanya saya dan dia saja, dan tentu saja di samping saya ada istri saya hehe
Lagunya juga pas banget di cafe ini, lagu lagu sendu yang enak banget di nikmati sambil nyeruput kopi favorit saya, arabica!
Well..
Pada satu moment..
Dimana video sudah selesai diambil, tinggal editing saja. Ngopi santailah kita sambil sharing2 kecil ttg bisnis, dan kehidupan kecil yang ada di jember sini.
Lalu, kawan saya ini tiba tiba tanya "mas sampean ini gak pengen gitu ganti gaya dikit? Mbok yan yang modern dikit mas.
Itu jam tangan beli yang bagusan dikit gtu mas. Gayamu ini bener bener aneh mas.
Secara penghasilan kamu cukup, kendaran juga bagus, hape juga oke, tapi kamu ke cafe kayak gini cuman pakek kaos biasa, sandal seadanya, yang paling mewah dari kamu ini tak liat cuma pomade murray kamu ini mas.
lainnya kok kayak biasa biasa aja kayak pas kamu dulu masih mahasiswa, kayak pas dulu kamu makan saja sampek pinjem uang ke temen mas"
Diteruskan lagi sama dia...

"kalau kamu gak bisa tp itu malah bagus mas. aku ini iri sama kamu mas secara gaya hidup. Kamu ngopi aja cuma 3rban di warung kopi buleck itu (tempat langganan saya ngopi).
gayamu itu ya daridulu gtu gtu aja mas, gak ada perubahan yang wah gtu walaupun penghasilanmu menurutku wah banget.
kamu ini tipe tipe sederhana tapi dompetnya berisi terus mas. ini yang di cari banyak orang mas. kalau aku malah sebaliknya, punya uang dikit gtu, pengen beli sepatu branded, beli baju branded, beli jam jutaan rupiah dan seterusnya. emang gimana sih caranya mas gtu itu?"
Dari pernyataan sekaligus pertanyaan itu, akhirnya muncullah tulisan panjang ini dan memang benar, saya memang tidak suka bergaya macam macam.
Hanya sebatas rambut klimis dengan balutan pomade murray, pakai jam tangan harga 1.5 juta (ini jam tangan umurnya udah 2 tahun lebih harganya cuma 1.5 juta), memang saya ada laptop yang harganya di angka 30 juta, tp laptop ini saya pakai untuk kerja.
Memang saya punya hape di angka 20 juta, tp hape ini memang kebutuhan saya untuk mobile work ketika gak buka laptop, rumah saya pun biasa biasa saja, isinya gak banyak, ya gtu gtu aja.
Memang, saya ada mobil yang cukup bagus kata orang, tapi itupun saya beli second dan itupun saya beli karena memang di desak atas kebutuhan saya.
Memang saya ada beberapa investasi tanah, itupun kecil kecilan saja untuk masa depan nanti, entah itu untuk istri atau anak saya.
Dari semua yang saya punya itu...
Tak satupun saya dapatkan dengan proses instant..
Tak satupun yang saya beli dari semua itu atas dasar nafsu dan keinginan semata, tapi atas dasar kebutuhan saya sendiri (dan keluarga kecil saya tentunya)... Saya memang bukan tipe orang yang suka gaya sana sini... Saya memang bukan tipe orang yang suka ikutan sana sini...
Jadi...
Berikut ini beberapa tips untuk anda, yang selama ini saya terapkan dalam segi kehidupan untuk menjaga level dimana level bisnis, pengetahuan, dan penghasilan naik terus, tapi secara gaya kehidupan tetap berada di level yang biasa biasa saja...

1/ BELILAH YANG KAMU BUTUHKAN, BUKAN YANG KAMU INGINKAN
Setiap barang yang saya beli, saya selalu menimbangnya, apakah saya butuh barang ini? Apakah saya bisa untung karena barang ini?
Sebagai contoh, beberapa waktu lalu lebih tepatnya bulan juni lalu. Kebetulan laptop lama saya, yang saya beli di tahun 2015 lalu memang sudah waktunya untuk ganti.
Baterainya sudah mulai menurun, chargernya juga kadang bermasalah. Berbulan bulan lamanya saya mikir sebelum bulan juni itu untuk membeli laptop baru lagi.
Kemudian istri saya bilang "beli aja gpp yank lek emang kamu butuh. jangan mikir sulit, toh kamu nanti cari duit dari laptop itu.
percaya deh, kalau beli sekarang, bulan depan duitmu sudah balik lagi kok". Dan memang benar, karena memang saya butuh akan barang itu, bulan ini sudah balik lagi biaya besar yang saya keluarkan untuk membeli laptop itu.
Kenapa bisa secepat itu baliknya? Karena saya beli atas dasar butuh, kalau atas dasar ingin, pasti belum balik.
Karena rasa ingin itu dipenuhi dengan nafsu, sedangkan rasa butuh itu dipenuhi dengan rasa semangat. Beda cara beda hasil tentunya kan? Heheh
2/ SELALU MENYIAPKAN MENTAL JATUH MESKIPUN SELALU DI ATAS
Well, sebelum saya mendapatkan apa yang saya dapatkan sekarang, saya tidak semudah sekarang pastinya. Bahkan saya pernah, untuk makan saja harus pinjem uang temen satu kosan waktu itu.
Jadi, saya memang bener bener merasakan ada di bawah. Oleh karena itu, ketika saya saat ini, sebenarnya saya bisa apapun yang saya inginkan, tapi saya selalu punya pikiran dan selalu menyiapkan mental jikalau suatu hari nanti saya menemukan kesulitan di bawah.
Mental itu bukan bertujuan untuk ke arah negatif. tp lebih kepada persiapan dan menjaga level agar tidak sombong mendadak karena kaya mendadak juga
3/ MENJAGA PERGAULAN DAN LINGKUNGAN
Pergaulan sekaligus lingkungan yang ada di sekitar saya memang sangat mendukung saya. Ini menjadi salah satu angin paling besar dimana bisa membuat saya tetap bisa menjadi orang yang ingin selalu biasa saja.
Kawan kawan terdekat saya juga bukan tipe kawan yang ingin selalu bermewah mewah, lingkungan saya pun juga begitu. Akhirnya pun, dari saya sendiri juga merasa "MALU" ketika tidak sama dengan mereka.
Dari sinilah muncul rasa ingin tetap biasa biasa saja. Faktor ini bisa jadi menjadi faktor kedua terbesar untuk menjaga level "TERBAIK" selain faktor diri sendiri
4/ MEMILIKI KONTROL KEINGINAN PADA DIRI ORANG LAIN
Sebelum saya teruskan pada poin ini, ada baiknya yang jomblo siapin mental ya haha
Nah, kontrol pada diri orang lain ini tidak lain tidak bukan adalah istri saya.
Umur pernikahan saya memang baru 1 tahun saja, tapi saya sudah berhubungan dengannya 10 tahuh lamanya.
Mulai dari jelek sampai buruknya saya dia tahu semuanya. Hasilnya, dia selalu menjadi kontrol terbaik buat saya sendiri sejak belum menikah sekalipun.
Bahkan, meskipun saya bisa memberinya puluhan juta sekalipun untuk belanja setiap bulan, tapi istri saya selalu mengajarkan, kalau memang mau ke mall, ya sudah cukup belanja sebutuhnya saja.
Dan mengontrol ini tentu berbeda dengan melarang loh ya. Saya sangat beruntung dengan adanya istri saya ini.
Sangat banyak keingin saya sejak dulu, tp istri sayalah yang selalu menekankan bahwa beli itu harus dari butuh, bukan ingin, termasuk masalah kecil seperti beli sepatu dllnya, seluruhnya di kontrol dengan baik olehnya.
Dari kontrol inilah, akhirnya menjadi sebuah kebiasan bergaya saya sendiri yang akhirnya saya bilang dalam hati saya sendiri "ya sudah gini aja cukup deh. toh udah laku juga hehe"
5/ JIKA ADA REJEKI LEBIH, NIKMATI SEKALI KALI
Bukan berarti saya tidak pernah menikmati loh ya, maksudnya itu adalah jika pas lagi ada uang lebih, rejeki berlebih coba sekali kali makan di tempat makan yang harganya lumayan mahal gtu.
Beli pun, bukan atas dasar ingin gaya, tapi atas dasar ingin tahu dan merasakannya saja, tentu lalu menikmatinya. Lalu, besoknya ya balik lagi ke gaya biasa biasa saja.
Dari sini, saya selalu mendapatkan manfaat untuk diri saya sendiri dimana saya bisa merasakan "itu" namun saya tetap nyaman dengan gaya saya sendiri yang "ini".
Sebenarnya...
Ada banyak tips selain 5 tips di atas, tp jika saya tulis semuanya, bisa jadi buku nantinua tulisan ini hehe
Jadi...
Itu saja tips dari saya...
Menjaga level kehidupan itu harus, agar kita tidak jatuh pada posisi dimana kita hancur karena sesuatu yang kita perbuat sendiri.
Tapi, jangan lupa, menaikkan level pengetahuan, pemikiran, dan juga isi rekening itu wajib hukumnya...
Tips paling akhir..
Ini mutlak dan gak bisa di tawar ya...
Sisakan 2,5% untuk mereka yang membutuhkan! :)
Pesan terakhir dari saya..
Negara ini sudah merdeka selama 73 tahun. Jangan sampai anda belum memerdekakan diri anda sendiri dalam hal apapun itu. Terus semangat dan jangan pernah bosan belajar :)
MERDEKA!!!!
Semoga bermanfaat,

